farmagateblog.com : where farm decision - markers start their day . blog dengan background orange segar yang menarik untuk dikunjungi selain itu di blog tersebut juga menjual hasil produk pertanian dengan basis online.
ada sebuah artikel yang sangat menarik untuk di review salah satunya adalah yang berjudul "caught you! you spendthrift!" kurang lebihnya seperti ini " Harga komoditas yang lebih tinggi dan kebijakan pajak pemerintah yang menguntungkan telah memungkinkan peningkatan yang substansial dalam pengeluaran per hektar untuk peralatan pertanian bertenaga. Sebagian besar biaya telah di depresiasi. Dengan penurunan nilai komoditas, tren pembelian peralatan baru harus membalikkan dan harga dibayar per hektar harus paralel mereka sebelum tahun 2006 ketika harga komoditas mulai naik."
sumber : http://www.farmgateblog.com/article/1868/caught-you-you-spendthrift
Jumat, 24 Oktober 2014
review blog (farmagateblog)
review blog (small farm central)
blogger bernuansa hijau identik sekali dengan pertanian ini tidak hanya posting artikel tetapi juga berbisnis online context "farmers market preorders" dilengkapi dengan testimonials baik itu dari isi blog ataupun dari orang-orang yang telah bertransaksi online dengan blog "small farm central".
dalam blog "small farm central" juga menyediakan layanan web profesional dan terjangkau yaitu website dan e-commerce kepada para petani direct marketing. Setiap situs juga dikelola melalui panel kontrol online yang dapat mengubah petani apapun menjadi pengembang web.
yang lebih menarik lagi di blog tersebuta terdapat e-commerce features atau fitur e-commerce yang berisi panduan untuk siapapun yang ingin memesan/preorders. fitur ini sangat memudahkan siapapun yang akan berbelanja online . Good Blog^^
sumber : http://www.smallfarmcentral.com/ecommerce/features
dalam blog "small farm central" juga menyediakan layanan web profesional dan terjangkau yaitu website dan e-commerce kepada para petani direct marketing. Setiap situs juga dikelola melalui panel kontrol online yang dapat mengubah petani apapun menjadi pengembang web.
yang lebih menarik lagi di blog tersebuta terdapat e-commerce features atau fitur e-commerce yang berisi panduan untuk siapapun yang ingin memesan/preorders. fitur ini sangat memudahkan siapapun yang akan berbelanja online . Good Blog^^
sumber : http://www.smallfarmcentral.com/ecommerce/features
review blog (organic farming blog)
dalam pertanian kata "organic" sangatlah tidak asing. yup review selanjutnya adalah dari sebuah blog yang sangat menarik bagi saya untuk dikunjungi blogger tersebut adalah "organic farming blog" atau dalam bahasa indonesianya "blog pertanian organic". kata organic seolah sedang booming pada saat ini orang-orang yang bergaya "health life" selalu berusaha untuk mengonsumsi makanan serba organic.
dalam tampilan organic farming blog banyak artikel yang selalu berkaitan dengan organic baik itu buah, sayuran, maupun makanan pangan yang sangat pokok yaitu beras ataupun gandum. sebuah postingan selalu disisipi gambar colourfull diatasnya. dan pada template bagian bawah terdapat popular artikel. so we can know about articel which more read from peoples in the world.
pada template bagian bawah juga terdapat postingan hanya berupa gambar objekbaik itu hewan, pohon, ataupun sebuah gambar yang menunjukkan sebuah aktivitas yang sedang dilakukan. dan di bawah kalimat organic farming blog terdapat sebuah kalimat yang menarik untuk di baca yaitu "Organic Farming Blog. Filled with interesting facts, comparison articles and opinions on everything related to organic farming,organic soil, organic seeds and organic fertilizer." dan yang lebih menarik lagi ternyata blog ini adalah blog komunitasnya para petani. Good Blog^^
sumber : http://www.organicfarmingblog.com/
dalam tampilan organic farming blog banyak artikel yang selalu berkaitan dengan organic baik itu buah, sayuran, maupun makanan pangan yang sangat pokok yaitu beras ataupun gandum. sebuah postingan selalu disisipi gambar colourfull diatasnya. dan pada template bagian bawah terdapat popular artikel. so we can know about articel which more read from peoples in the world.
pada template bagian bawah juga terdapat postingan hanya berupa gambar objekbaik itu hewan, pohon, ataupun sebuah gambar yang menunjukkan sebuah aktivitas yang sedang dilakukan. dan di bawah kalimat organic farming blog terdapat sebuah kalimat yang menarik untuk di baca yaitu "Organic Farming Blog. Filled with interesting facts, comparison articles and opinions on everything related to organic farming,organic soil, organic seeds and organic fertilizer." dan yang lebih menarik lagi ternyata blog ini adalah blog komunitasnya para petani. Good Blog^^
sumber : http://www.organicfarmingblog.com/
Kamis, 23 Oktober 2014
review blog (Agricultural Entrepreneurship)
review dari sebuah blog farmbusiness.com. bloggernya seorang petani. yap bukan petani biasa tetapi petani plus seorang pembisnis di sektor pertanian. saya akan mereview tampilannya. tampilan yang polos, simple, dengan background putih polos. tetapi banyak postingan artikel yang menarik untuk sekedar hanya dibaca judul maupun isinya.
di setiap artikel yang diposting selalu mencantumkan sumber seorang ahli dalam bidang tertentu untuk menjaga validitas dari isi sebuah artikel yang dipostingkan. namun yang sangat di sayangkan tampilan template ataupun background putih polos membuat pengunjung blogger kurang berminat untuk sekedar melihat-lihat apalagi untuk membacanya. remaja pada saat ini lebih banyak yang menyukai suatu hal yang terlihat unik,colourfull, dengan design yang terkesan "youngest and modern". padahal banyak artikel bagus terposting di blog tersebut.
blog tersebut sudah aktif memposting dari tahun 2008 dan setiap bulannya hampir selalu update sedikitnya empat artikel ada yang bertema sama namun bervariasi judul dan isinya. namun sangat disayangkan tak ada comment yang nampak dalam setiap postingannya. terlihat bahwa tampilan blog tersebut kurang menarik untuk dikunjungi.
http://farmbusiness.blogspot.com/
di setiap artikel yang diposting selalu mencantumkan sumber seorang ahli dalam bidang tertentu untuk menjaga validitas dari isi sebuah artikel yang dipostingkan. namun yang sangat di sayangkan tampilan template ataupun background putih polos membuat pengunjung blogger kurang berminat untuk sekedar melihat-lihat apalagi untuk membacanya. remaja pada saat ini lebih banyak yang menyukai suatu hal yang terlihat unik,colourfull, dengan design yang terkesan "youngest and modern". padahal banyak artikel bagus terposting di blog tersebut.
blog tersebut sudah aktif memposting dari tahun 2008 dan setiap bulannya hampir selalu update sedikitnya empat artikel ada yang bertema sama namun bervariasi judul dan isinya. namun sangat disayangkan tak ada comment yang nampak dalam setiap postingannya. terlihat bahwa tampilan blog tersebut kurang menarik untuk dikunjungi.
http://farmbusiness.blogspot.com/
Jumat, 17 Oktober 2014
Kebiajakan Pemerintah Karawang (Laju konversi lahan pertanian)
Konversi Lahan. Siapa yang UNTUNG??
Beragam kebijakan dikeluarkan pemerintah untuk mendorong ketersediaan lahan pertanian berkelanjutan. Termasuk memberikan insentif dan perlindungan, atau melarang konversi lahan pertanian produktif. Tujuannya jelas, agar lahan pertanian tidak terus menerus berkurang. Jika berkurang, tentu berpengaruh langsung pada ketersediaan pangan.
Namun, larangan konversi lahan pertanian tampaknya tidak berjalan sesuai rencana. Meskipun sudah diatur dalam peraturan perundangan, larangan konversi lahan tetap sukar dijalankan. Lahan pertanian tetap saja berubah menjadi kompleks perumahan, mall, atau pun lokasi gedung perkantoran. Pemerintah daerah, utamanya kabupaten/kota sebagai pemilik wilayah di daerah, juga lebih memilih memberikan lahannya untuk proyek-proyek yang lebih menguntungkan APBD ketimbang untuk lahan pertanian.
Peran Gubernur
pemerintah provinsi melalui Gubernur berkewajiban mengoordinasikan, membina, mengawasi, mengevaluasi, dan memastikan Perda yang dibuat pemerintah kabupaten/kota tetap sinkron dengan Perda yang dibuat pemerintah provinsi dan berbagai peraturan di atasnya, seperti yang diamanatkan PP No 79 Tahun 2005 dan PP No 23 Tahun 2011 yang menjadi derivasi UU No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.
Gubernur pun harus diberi kewenangan mengevaluasi dan membatalkan Perda kabupaten/kota yang tidak sesuai dengan peraturan di atasnya. Pembatalan itu bersifat final dan mengikat. Artinya, pembatalan Perda tidak bisa dipersoalkan lagi oleh pemerintah kabupaten/kota pembuatnya.
Jangan sampai seperti yang terjadi di Jawa Barat (Jabar). Sebagai contoh, di sana, alih fungsi lahan pertanian cukup tinggi, kurang lebih 3.000 hektare per tahun. Padahal, Pemerintah Provinsi Jabar sudah mengeluarkan Perda No 22 Tahun 2010 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jabar Tahun 2009-2029 dan Perda No 27 Tahun 2010 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.
Namun, kedua Perda itu tidak berjalan efektif . Di Kabupaten Karawang, jangankan terjadi sinkronisasi antara penataan ruang dan lahan pertanian yang dibuat provinsi dan kabupaten. Kabupaten Karawang sendiri malah belum memiliki dan menetapkan luas lahan pertanian yang harus dipertahankan dalam bentuk Perda.
Dampaknya, Kabupaten Karawang mengalami alih fungsi lahan pertanian sebesar kurang lebih 317,10 hektare selama sepuluh tahun terakhir ini. Pemerintah Provinsi Jabar pun hanya bisa menjadi penonton tanpa melakukan perubahan yang membangun untuk lebih baik.
Beragam kebijakan dikeluarkan pemerintah untuk mendorong ketersediaan lahan pertanian berkelanjutan. Termasuk memberikan insentif dan perlindungan, atau melarang konversi lahan pertanian produktif. Tujuannya jelas, agar lahan pertanian tidak terus menerus berkurang. Jika berkurang, tentu berpengaruh langsung pada ketersediaan pangan.
Namun, larangan konversi lahan pertanian tampaknya tidak berjalan sesuai rencana. Meskipun sudah diatur dalam peraturan perundangan, larangan konversi lahan tetap sukar dijalankan. Lahan pertanian tetap saja berubah menjadi kompleks perumahan, mall, atau pun lokasi gedung perkantoran. Pemerintah daerah, utamanya kabupaten/kota sebagai pemilik wilayah di daerah, juga lebih memilih memberikan lahannya untuk proyek-proyek yang lebih menguntungkan APBD ketimbang untuk lahan pertanian.
Peran Gubernur
pemerintah provinsi melalui Gubernur berkewajiban mengoordinasikan, membina, mengawasi, mengevaluasi, dan memastikan Perda yang dibuat pemerintah kabupaten/kota tetap sinkron dengan Perda yang dibuat pemerintah provinsi dan berbagai peraturan di atasnya, seperti yang diamanatkan PP No 79 Tahun 2005 dan PP No 23 Tahun 2011 yang menjadi derivasi UU No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.
Gubernur pun harus diberi kewenangan mengevaluasi dan membatalkan Perda kabupaten/kota yang tidak sesuai dengan peraturan di atasnya. Pembatalan itu bersifat final dan mengikat. Artinya, pembatalan Perda tidak bisa dipersoalkan lagi oleh pemerintah kabupaten/kota pembuatnya.
Jangan sampai seperti yang terjadi di Jawa Barat (Jabar). Sebagai contoh, di sana, alih fungsi lahan pertanian cukup tinggi, kurang lebih 3.000 hektare per tahun. Padahal, Pemerintah Provinsi Jabar sudah mengeluarkan Perda No 22 Tahun 2010 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jabar Tahun 2009-2029 dan Perda No 27 Tahun 2010 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.
Namun, kedua Perda itu tidak berjalan efektif . Di Kabupaten Karawang, jangankan terjadi sinkronisasi antara penataan ruang dan lahan pertanian yang dibuat provinsi dan kabupaten. Kabupaten Karawang sendiri malah belum memiliki dan menetapkan luas lahan pertanian yang harus dipertahankan dalam bentuk Perda.
Dampaknya, Kabupaten Karawang mengalami alih fungsi lahan pertanian sebesar kurang lebih 317,10 hektare selama sepuluh tahun terakhir ini. Pemerintah Provinsi Jabar pun hanya bisa menjadi penonton tanpa melakukan perubahan yang membangun untuk lebih baik.
Kearifan Lokal Budaya Pertanian di Kab. Karawang
Pengertian Kearifan Lokal
Keraf (2002) menegaskan bahwa kearifan lokal adalah semua bentuk pengetahuan, keyakinan, pemahaman atau wawasan serta adat kebiasaan atau etika yang menuntun perilaku manusia dalam kehidupan di dalam komunitas ekologis. Semua bentuk kearifan lokal ini dihayati, dipraktekkan, diajarkan dan diwariskan dari generasi ke generasi sekaligus membentuk pola perilaku manusia terhadap sesama manusia, alam maupun gaib.
Kearifan Lokal Budaya daerah Karawang
Karawang adalah salah satu kabupaten yang terkenal sebagai LUMBUNG PADI di daerah Jawa Barat, kearifan budaya lokal disana sudah berjalan dari generasi nenek moyang hingga generasi modern saat ini. tidak hanya dari perkembangan teknologi yang semakin canggih, namun di sana terdapat sebuah budaya yang belum pernah ditinggalkan oleh setiap generasi saat mereka melaksanakan tandur atau dalam kata lain pelaksanaan menanam padi. budaya itu biasa disebut oleh warga Karawang sebagai "Hajat BUmi".
Biasanya ritual berlangsung pada sore hari, setelah semua peserta (warga)
terkumpul di halaman sekitar perempatan jalan. Semua makanan yang dibawa
oleh warga, dikumpulkan bersama perangkat ritual lainnya yang sudah
disediakan oleh warga yang bertindak sebagai fasilitator. Biasanya ketua
RT ataupun RW bertindak sebagai fasilitatornya. Adapun perlengkapan
ritualnya sendiri terdiri dari kemenyan, kelapa muda yang diatasnya
ditaruh sebuah telur, berbagai aneka manisan (rujakan), ayam panggang
dan lainnya ditambah dengan pagelaran seni berupa wayang-wayangan cepot, musik dan lagu adat yang mengiringinya.tidak jauh berbeda dengan sesaji dalam ritual yang
ditujukan untuk leluhur dalam adat Sunda.Pelaksanaan ritual ini dipimpin oleh seorang ustad. Dalam ritual ini Sang Ustad memimpin pembacaan doa yang berisikan ayat Al-quran, dibarengi dengan pembakaran kemenyan. Ritual ini berlangsung sekitar 15-20 menit. Pada puncak doa, Sang Ustad mengajak para peserta untuk berdoa bersama kepada Tuhan YME agar sawah dan ladang mereka diberkahi dari proses tanam hingga panen nanti.
Setelah doa selesai, maka ritual diakhiri dengan pembagian makanan untuk para peserta. Secara serentak para peserta pun berebut makanan yang sudah terkumpul dan dicampur oleh fasilitator. Warga berebut makanan yang menurutnya paling enak. Maka, suasana ricuh dan saling dorong pun tidak terhindarkan dengan diselingi gelak tawa warga.
dan ini adalah gambaran pelaksanaan hajat bumi di Karawang pada tahun 2012
Namun, seiring perkembangan zaman dan teknologi kini kearifan lokal berupa budaya mulai telah ditinggalkan oleh beberapa desa karena ada yang berpandangan itu bukanlah hal yang bermanfaat, tapi hanya sebagai sebuah ramai-ramaian saja. disisi lain kini para generasi baru (pemuda) sudah banyak yang tidak menyukai pertunjukkan tradisional seperti wayang-wayangan ataupun musik dan lagu tradisional yang biasa ada dalam pertunjukkanHajat Bumi.
Kamis, 16 Oktober 2014
potensi pertanian kota Bekasi
potensi pertanian kota Bekasi
Bekasi
adalah sebuah kota yang menuju proses menjadi sebuah kota metropolis. sedikitnya
ada 12 mall yang berdiri berdekatan disana. bahkan prediksi tahun 2016
akan berdiri lagi 8 mall lagi itu artinya akan berjumlah sedikitnya 20 mall
besar berdiri disana. memang hal ini sangat menguntungkan perekonomian kota
Bekasi. namun, bagaimana dengan potensi pertanian yang ada di kota tersebut ?
banyak lahan yang tergarap bukan untuk lahan pertanian, namun untuk pembangunan
gedung tinggi menyaingi kota jakarta. pada asalnya daerah bekasi memiliki
lumaya banyak lahan pertanian terutama di daerah bekasi utara. lahan hijau
ditanami padi masih banyak disana, namun di daerahku "Bekasi Timur"
sekitar sepuluh tahun yang lalu.. di sekitaran daerahku masih terlihat hamparan
hijau lahan petanian ada padi dan lahan sayuran. namun saat ini yang lahan tersebut
sudah berubah menjadi sebuah perumahan yang notabene untuk kawasan untuk
orang-orang elite. kini.. lahan pertanian di kota bekasi yang saya ketahui ada
di kawasan kabupaten yang jauh dari kota itupun jumlahnya sangat sedikit.
contohnya daerah cikarang timur, desa cipayung disana ada potensi pertanian
yang bersektor pada perikanan disana terdapat seorang pembudidaya ikan patin.
budidaya ikan patin itu dimanfaatkan dari lahan bekas galian batu bata disana,
ikan patin dipilih selain karna ikan yang hidup di air tawar juga ikan yang
lebih tahan terhadap penyakit. kegiatan budidaya tersebut mendapat perhatian
khusus dari penyuluh pertanian lapangan (PPL). dengan harapan budidaya ikan patin
akan terus berkembang
Langganan:
Postingan (Atom)

